DUNIA USAHA

UMi Diperkenalkan Ke UKM

INFOTANAHLAUT.COM-Para pelaku usaha beskala kecil atau biasa di sebut Usaha Kecil Menengah (UKM) kini di kenalkan dengan produk baru yang juga berkaitan dengan permodalam yakni pembiayaan Ultra Mikro (UMi).
Terhadap UMi, Kamis (2/5/2019) di sosialisasikan kepada para UKM di aula Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pelaihari.
Kegiatan tersebut di ikuti sekitar 50 orang pelaku usaha kecil, dan di hadiri pula Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Ekobang Kesra) Setda Tanah Laut Ir. Ahmad Khairin.
Kepala KPPN Pelaihari Woro Triwening mengatakan, saat ini ada sekitar 16.000 lebih Usaha Kecil Menengah (UKM) dan hanya sebanyak 1.592 UKM yang mengikuti program Kredit Usaha Rakyat (KUR), sementara hanya 4 UKM yang mendapatkan pembiayaan dari UMi .
Menurutnya pula, penyebab masih sedikitnya pelaku usaha kecil yang memanfaatkan program UMi lantaran keterbatasan informasi tentang program pembiayaan UMi.
”Itulah sebabnya KPPN Pelaihari melakukan sosialisasi agar dapat mengetahui apa itu UMi,”ucap Woro Triwening.
Woro Triwening pun mengharapkan agar program UMi dapat tersosialisasikan dengan baik sehingga nantinya seluruh pelaku UKM dapat menikmati, maka akan membawa dampak pembangunan ekonomi yang dapat di nikmati warga sendiri.
Pada kesempatan itu, Asisten Ekobang Kesra Setda Tala Ahmad Khairin mengatakan, selama ini pengusaha kecil memiliki permasalahan modal, maka dengan kehadiran UMi merupakan program yang sangat bermanfaat terutama pelaku usaha kecil, sehingga dapat membantu pemerintah meningkatkan pembangunan dan mengurangi kemiskinan.
“Program UMi bisa menyentuh masyarakat paling bawah seperti pedagang bakso sekalipun. Prosedurnya pun tidak susah maupun persyaratan tidak terlalu sulit, semoga UMi bisa menjembatani pembangunan ekonomi di Kabupaten Tanah Laut,” kata Khairin.
Gambaran tentang UMi, adalah pembiayaan yang merupakan program tahap lanjutan dari program bantuan sosial menjadi kemandirian usaha yang menyasar usaha mikro yang berada di lapisan terbawah, yang belum bisa di fasilitasi perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). UMi memberikan fasilitas pembiayaan maksimal Rp10 juta per nasabah dan di salurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).
Besaran pinjaman atau plafon kredit UMi maksimal Rp 10 juta, sedangkan KUR maksimal Rp 25 juta hingga Rp 500 juta (Ritel). UMi menawarkan jangka waktu pinjaman hingga 52 minggu, sedangkan KUR lebih dari 1 tahun. Pada UMi juga tidak meminta syarat jaminan atau agunan buat pembiayaan kelompok. UMi mewajibkan adanya pendampingan dan pelatihan. Dukungan pemerintah terhadap UMi cukup besar, UMi dapat di kucurkan dananya dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang di berikan ke LKBB dengan bunga 2 sampai 4 persen, termasuk prosedur pinjaman yang hanya menggunakan mekanisme LKBB tanpa harus melalui mekanisme perbankan.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook