PENDIDIKAN

UNBK 100 Persen Tahun Ini

INFOTANAHLAUT.COM-Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP Dan MI serta SD Dan MI tahun ini di pastikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanah Laut berjalan 100 persen, kendati masih ada beberapa sekolah yang ikut bergabung dengan sekolah lain atau belum mandiri.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tala Abdillah,Senin (22/4/2019) mengatakan, secara umum pelaksanaan UNBK di Tala berjalan lancar walau ada sedikit gangguan pemadaman listrik di SMP yang ada di Kecamatan Jorong, namun dapat tidak berlangsung lama.
Pelaksanaan UNBK tingkat SMP dan MTS di Tala terangnya dapat berjalan 100 persen.
Keberadaan laptop yang telah di distribusikan ke sekolah-sekolah oleh Disdikbud sendiri kabarnya masih kurang, padahal Disdikbud telah mendatangkan laptop sebanyak 1.000 unit. Atas masih adanya kekurangan laptop di beberapa sekolah menurut Abdillah atas kekurangan laptop tersebut nantinya akan menyarankan ke pihak sekolah untuk pengadaan lewat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pada awal pendistribusian laptop kemarin berdasarkan skenario sepertiga dari jumlah siswa, namun karena keterbatasan maka wajar saja jika ada sekolah yang mungkin masih ada kekurangan.
“Kebutuhan laptop sendiri mengacu kepada jumlah peserta UNBK, masing-masing sekolah jumlahnya jelas tidak sama, namun idealnya dalam hitungan adalah sepertiga. Misal jumlah siswanya ada 90 orang maka paling tidak 30 laptop untuk satu sekolah,” papar Abdillah.
Ia menambahkan, mudahan di tahun berikutnya kekurangan laptop bisa di penuhi. Di tahun 2020 Disdiskbud Tala merencanakan untuk pengadaan server dan UPS juga sebagai back up server. UPS sendiri sebagai sebuah antisipasi ketika listrik padam secara tiba-tiba saat laptop bekerja, maka bisa untuk back up data.
Sementara itu, UPTD SMP Negeri 2 Bajuin di Kecamatan Bajuin yang siswanya tengah melaksanakan UNBK dapat berjalan dengan lancar.
Data dari Disikbud Tala menyebutkan, sekolah yang mandiri melaksanakan UNBK sebanyak 31 sekolah, dan yang gabung 1 sekolah. Sementara bagi MTS yang melaksanakan mandiri sebanyak 8 sekolah dan yang bergabung 1 sekolah. SMP berstatus negeri sebanyak 47 sekolah, SMP swasta 5 sekolah, MTS Negeri 6 sekolah dan MTS swasta 17 sekolah. Jumlah siswa keseluruhan yang mengikuti UNBK sendiri sebanyak 4.460 baik SMP negeri, swasta maupun MTS negeri dan swasta.
Pelaksanaan UNBK tingkat SMP juga berbarengan dengan USBN tingkat SD. Tercatat ada 5.690 siswa SD dan 612 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Tanah Laut, dengan rincian 100 buah SD dan 9 buah MI.
Guntur A Saputra selaku operator UNBK UPTD SMP Negeri 2 Bajuin menyebutkan, sejauh ini tidak ada kendala baik jaringan internet maupun terhadap laptopnya sendiri, disamping sudah kerjasama sengan PT.Telkom, sehingga jika terjadinya gangguan jaringan internet maka mereka segera datang ke sekolah.
“Laptopnya tidak ada masalah, nyala semua dengan baik dan programnya juga sudah pas semua,”ungkapnya.
Hal senada di utarakan kepala sekolah UPTD SMP Negeri 2 Bajuin H.Ayub, baru 2 tahun ini sekolah melaksanakan UNBK secara mandiri, karena tahun pertama bergabung dengan SMK Negeri 1 yang ada di Pelaihari, karena dulu namanya SMP Negeri 7 Pelaihari dan sekolah sendiri mendapatkan laptop dari Disdikbud sebanyak 24 unit.
“Tahun ini siswa yang ikut UNBK sebanyak 124 siswa,”ungkap Ayub.
Pihak sekolah sendiri menyediakan mesin genset berkapasitas 1.300 watt sebagai antisipasi jika terjadi pemadaman listrik selama 4 hari kedepan pelaksanaan UNBK berlangsung.Tung

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook