VIRAL

Viral Video Dimedsos Kepergok Dikamar Hotel, Instisusi Terkait Ambil Sikap

INFOTANAHLAUT.COM-Viralnya video berdurasi 52 detik yang telah menyebar di medsos Facebook,tentang penggerebekan seorang wanita dan beberapa temannya kepada salah satu laki-laki yang di duga adalah suaminya,di salah satu kamar sebuah hotel berbintang di kota Banjarmasin pada Rabu sore (1/8),sekitar pukul 16.00 wita,menjadi atensi pihak Sat Pol PP dan Damkar Tanah Laut,pasalnya di video tersebut di sebut-sebut nama lembaga “Sat Pol PP Pelaihari”.
Atas kondisi demikian,Pelaksana Harian (Plh) Bupati Tala Drs.Syahrian Nurdin saat di minta komentarnya justru tidak mengetahui secara persis tentang video di medsos tersebut.
“soal tersebut sepenuhnya saya serahkan ke institusi yang bersangkutan,”singkat Plh bupati Tala usai menghadiri pencanangan imunisasi rubella di SDN Angsau 4.
Kepala Sat Pol PP dan Damkar Tala Rudi Ismanto melalui Kabid Aparatur Sat Pol PP dan Damkar Tala Tony Permana,S.Sos.MM dii konfirmasi Jum’at (3/08/2018) mengatakan,anggota Satpol PP tersebut statusnya Pegawai Tidak Tetap (PTT) sejak tahun 2007 lalu.
Menurut Tony pula,yang melabrak adalah isteri siri anggota Satpol PP,meski berdasarkan penuturan yang bersangkutan dari hasil pemeriksaan oleh Petugas Tindak Internal (PTI) Satpol PP dan Damkar bahwa sebenarnya mereka ada 4 orang,kebetulan yang 2 orang (pria) sedang keluar makan.
“yang bersangkutan telah dilakukan tes urine untuk dugaan terkait penggunaan obat terlarang dan hasinya negatif. Hasil pemeriksaan anggota di tuangkan dalam bentuk telaahan staf serta di lampiri Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang bersangkutan kepada pimpinan,dengan kesimpulan saran tindak yang dapat di pilih oleh pimpinan selanjutnya ada 3,”jelas Tony.
3 opsi berifat teguran pun di sampaikan kepada oknum Satpol PP dan Damkar berinisial IM tersebut. Teguran pertama berupa di berikannya teguran keras,kemudian di berhentikan sementara, dan yang ketiga di berhentikan sebagai PTT anggota Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut.
“Pada saat pelabrakan terjadi,anggota Sat Pol PP dan Damkar tersebut tidak melakukan perbuatan asusila,”tutup Tony.
Pasca beredarnya video penggerebekan, T istri siri anggota Sat Pol PP dan Damkar yang tinggal di Martapura kabarnya telah meminta maaf dengan membuat video permintaan maaf berdurasi 49 detik dan telah pula di sebarkan ke medsos facebook. Istri siri anggota tersebut mengklarifikasi penyebutan nama lembaga Sat Pol PP Pelaihari dalam video tersebut dan juga permintaan maaf di tujukan kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.Tung

0
0%
like
0
0%
love
1
33%
haha
0
0%
wow
2
66%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook