PERISTIWA

Warga Pasang Ban Bekas Cegah Gelombang Laut

INFOTANAHLAUT.COM- Gelombang air di perairan Desa Muara Kintap,tepatnya di Rt 01 cukup meninggi, sehingga menjadi ancaman bagi perumahan penduduk sekitar bibir pantai Muara Kintap.
Selasa (3/07/2018) warga sekitar terpaksa menggunakan ban-ban bekas yang di bagian tengahnya di pasang kayu Galam,hal ini dilakukan untuk sedikit menangkal arus gelombang air laut ke ruumah yang sewaktu-waktu datang.
Di sekitar pemukiman sendiri memang terdapat siring batu,namun kuatnya gelombang air laut tetap membuat gelombang laut dapat melewati siring batu tersebut,bahkan kondisi siring batu sudah tenggelam sebagian.
Informasi di himpun dari relawan Respon Cepat (RC) 113 Tala yang berada di lokasi menyebutkan,pemasangan ban-ban bekas dilakukan warga agar tidak terlalu keras hantaman gelombang air laut hingga sampai kerumah,dan ada 5 buah rumah yang terancam dari arus gelombang air laut.
Sementara itu Info dari Camat Kintap Sutarno menyebutkan,bahwa rumah memang tidak layak pembangunannya karena berada terlalu dekat dengan bibir pantai dan sudah pula di beri teguran sejak tahun 2017 lalu,namun baru tahun ini dilakukan pemindahan (Dicabut) oleh pemiliknya.
Sutarno menambahkan,memang sudah di sampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Tanah Laut terhadap kondisi siring batu tersebut, rencananya memang ada mau di tinggikan dan mulai di garap pada tahun anggaran 2019,kondisi siring yang ada sepanjang kurang lebih 100 meter itu pun sudah sebagian tenggelam dalan pasir pantai.
“Idealnya memang di tinggikan lagi 1 meter,dan terhadap posisi rumah warga memang tidak seharusnya berada di sekitar bibir pantai dengan kontur pasir tersebut,resikonya ya kalau air laut pasang maka mengancam rumah,”kata Sutarno.
Secara swadaya masyarakat memasang ban bekas di bibir pantai untuk menghambat arus besar gelombang yang menghantam.
Rumah warga yang berada di Rt 01 yang terancam yakni rumah Jumansah,Karsiah, Sukarni,Sabli, Adi,Bayan,Ali,dan Utin Kartasiah. Pada Rt 02 juga terancam yakni rumah Taju,Siti Amsah,begitu pula di Rt 03 rumah Yuni pun terancam.Tung

3
60%
like
1
20%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
1
20%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook