PUBLIK

Warga Terus Tanami Mangrove

INFOTANAHLAUT.COM- Tiga desa di Kecamatan Takisung telah di jadikan kawasan pengembangan dan wisata alam berupa wisata tanaman mangrove. Ketiga desa tersebut yakni Desa Takisung, Desa Pagatan Besar dan Desa Tabanio.
Seperti halnya yang di utarakan kepaka Desa Pagatan Besar Samdiani, Selasa (16/5) mengatakan, penanaman pohon mangrove terus di tanam, walau masih menggunakan dana yang sifatnya swadaya dari masyarakat, karena anggaran desa belum cair.
“jadi sambil menunggu dana desa cair, maka penanaman dilakukan, dan ketika nanti dana desa cair, maka akan dapat lebih banyak lagi di tanam,” jelasnya.
Saat ini penanaman pohon mangrove yang di tanam melalui dana swadaya masyarakat ada sebanyak 1.500 pohon.
Samdiani menambahkan, mengingat kondisi cuaca yang masih bergelombang tinggi di perairan, atau masih angin ribut maka penanaman tidak berani banyak, dan yang telah di tanam di hamparan lahan seluas 1 hektar.
Terhadap mangrove ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut memberikan dukungan penuh untuk selanjutnya di kembangkan lagi.
Bupati Tala Bambang Alamsyah sendiri begitu berkeinginan bahwa mangrove selain sebagai penopang abrasi pantai, juga di jadikan wisata alam dan sekaligus sebagai media edukasi bagi siswa.
“mangrove begitu mendunia, maka dari itu apapun yang menjadi kebutuhan untuk pengembangan mangrove tersebut Pemkab siap untuk mendukungnya,” terang bupati.
Keberadaan tanaman mangrove di Desa Pagatan Besar pun kini mulai ramai di kunujungi olah pengunjung. Dilokasi tersebut telah di pasang jembatan kayu sepanjang 100 meter yang menjorok kelaut, maka dapat memandang hamparan tanaman mangrove di pesisir pantai.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook