WISATA

Wisata Mangrove ButuhPromosi Yang Gencar

INFOTANAHLAUT.COM Saat ini Kementerian Perikanan dan Kelautan RI melalui program Pengembangan Kawasan Tangguh Pesisir (PKTP) telah memplot 3 desa di Kecamatan Takisung sebagai kawasan pengembangan tanaman mangrove, yakni Desa Takisung, Desa Tabanio, dan Desa Pagatan Besar, dan kedepannya terhadap kawasan tersebut dapat menjadi objek wisata alam.

Kepala Dinas Pariwisata Tala Akhmad Khairin, Rabu (30/11) mengatakan, melihat dari potensi Kabupaten Tanah Laut, khususnya di Kecamatan Takisung ini memang sangat luar biasa.

“kita sudah melihat secara langsung terhadap hamparan tanaman mangrove di Desa Pagatan Besar, bahwa memang kedepannya di butuhkan promosi yang gencar, tidak saja hanya di lingkup nasional, tapi sampai ke internasional, agar mangrove di Tanah Laut dapat di kenal,”ungkapnya.

Barangkali sebagai langkah awal lanjut Khairin, perlu adanya di adakan kegiatan atau event apa saja di kawasan mangrove ini, selain itu berharap peran dari pers untuk bias melakukan ekpose tentang mangrove.

Terhadap kawasan mangrove ini, bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah bahkan memberikan atensi penuh.

Beberapa waktu lalu bupati Tala mengatakan, bahwa memang sudah saatnya sector wisata ini di genjot, dan dari sisi dukungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut adalah dengan lebih memperbaiki infrastruktur di kawasan mangrove seperti jalan masuk kelokasi, dengan harapan para pengunjung tidak mengalami kesulitan untuk menuju wisata mangrove, di sisi lain juga akan dapat bergeraknya ekonomi masyarakat setempat yakni para kaum ibu-ibu bisa membuka warung di sekitar kawasan mangrove sementara sang suami pergi melaut.

Namun yang jelas, keberadaan mangrove ini banyak membawa manfaat, yakni menggerakkan perekonomian masyarakat, dan sebagai media edukasi bagi anak-anak pelajar tentang manfaat mangrove itu sendiri, kata bupati.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook